Skip to main content

Kisah Jin Dari China Yang Durhaka Terhadap Syekh Abdul Qadir Al Jaelani

ilustrasi gambar syekh abd Qadir


Dalam manuskrip Nahrul Qadiriyah, Syekh Abu Said Abdullah bin Ahmad Ali al-Baghdadi bercerita:

Pada tahun 537 H, putriku yang bernama Fatimah naik ke atas loteng rumah. Tak lama kemudian ia menghilang secara misterius. Pada waktu itu ia masih perawan dan usianya baru 16 tahun. Aku mengadukan kejadian itu kepada Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.

Beliau berpesan kepadaku, “Pergilah kamu malam ini ke padang pasir Kurkh dan duduklah di bukit yang kelima. Di situ buatlah lingkaran yang mengelilingimu dengan membaca, ‘Bismillah..”

Lalu Syekh Abdul Qadir Jailani berkata,

“Di tengah malam, akan lewat di hadapanmu rombongan jin dalam rupa yang bermacam-macam. Kamu jangan takut. Kemudian di sepertiga malam terakhir akan lewat di hadapanmu raja mereka yang dikawal pasukan yang begitu banyak. Apabila ia menanyakan keperluanmu, maka katakan kepadanya, ‘Syekh Abdul Qadir mengutusku untuk menghadapmu.’ Lalu katakan kepadanya peristiwa yang menimpa putrimu.”

Lalu Aku pergi melaksanakan perintah Syekh Abdul Qadir. Pada waktu tengah malam melintas di hadapanku rombongan jin dalam beragam bentuk yang menakutkan. Mereka tak bisa mendekatiku atau melewati lingkaran yang telah kubuat. Lalu di sepertiga malam terakhir datanglah raja mereka dengan menaiki kuda perang dan dikawal pembesar-pembesar mereka.

Si raja jin itu berhenti di salah satu sudut lingkaran yang kubuat.

“Wahai manusia, apa keperluanmu?,” tanyanya kepadaku.

“Aku diutus Syekh Abdul Qadir!” begitu mendengar nama Syekh Abdul Qadir, raja jin itu langsung turun dari kudanya dan mencium tanah. Ia duduk di luar lingkaran bersama para pengawalnya.

Raja jin bertanya lagi kepadaku.

“Ada apa denganmu?”

Aku pun menceritakan peristiwa yang menimpa putriku. Mendengar ceritaku itu, raja jin berseru kepada para pengawalnya, “Siapa yang berbuat itu (menculik putri Syekh Abu Said)?” Tidak ada yang menjawab. Tak lama kemudian datang salah satu jin dengan membawa putriku. Kedatangannya itu diiringi dengan teriakan yang gaduh dari para jin, “Itu adalah jin dari negeri China!”

Melihat itu, raja jin menjadi murka.

“Apa yang membuatmu berani menculik putri orang yang berada di bawah naungan seorang wali qutub?” tanya raja jin. Lantas jin dari negeri China menjawab, “Begitu melihatnya aku langsung jatuh cinta kepadanya.” Tanpa pikir panjang, raja jin memerintahkan pasukannya memenggal kepala jin penculik tadi dan mengembalikan putriku kepadaku.

Aku bertanya kepada raja jin,

“Mengapa malam ini anda sudi menampakkan diri kepadaku!! Apakah karena melaksanakan perintah dari Syekh Abdul Qadir Al-Jailani?.”

“Saat ini beliau tengah mengawasi jin-jin yang berbuat durhaka di antara kami dari rumah beliau. Mereka berlarian menuju tempat tinggal mereka masing-masing lantaran takut kepada beliau. Sesungguhnya wali qutub itu diangkat Allah SWT untuk membimbing manusia dan jin sekaligus,” jawabnya.

Itulah samudera hikmah dari sosok Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Semoga kita semua mendapatkan berkahnya. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin

Comments

Popular posts from this blog

Sukses Setelah Lulus Mondok

ilustrasi santri. Belajar di PONPES atau Pondok Pesantren masih banyak di minati oleh berbagai kalangan. Mulai dari kalangan atas hingga menenengah kebawah, berharap bagi orang tua agar anak-anak mereka kelak bisa menjadi anak yang berbudi luhur, mandiri serta memahami akan aspek kehidupan sederhana. bagai mana tidak, berhasilnya seseorang memulai kehidupannya dari titik nol sehingga bisa sukses di kemudian hari. dan apabila takdir mengatakan lain  paling tidak anak tersebut sudah biasa hidup dalam kesederhanaan. Oleh karna itu walaupun hidup dalam kesederhanaan ataupun kekurangan dia akan menjalani kehidupannya dengan penuh kesabaran dan tawakkal dan menghindari perbuatan tercela karena himpitan ekonomi seperti mencuri. Dan apabila sukses mereka para lulusan  pondok sudah dibentengi dgn kegiatan keagamaan dan menjauhkan dari perbuatan maksiat atau penyimpangan sosial seperti menghamburkan uang, menggunakan obat terlarang, ke pelacuran dsb. Seiring dengan perkembangan za...

kisah nyata dialog imam sya'roni dengan jin mengenai wabah

Bismillahirrohmanirrohiim Cerita ini di ambil dari ceramah habib ali masyhur di masjid jami', malam selasa, saat membaca kitab majmu' Alhabib Abdullah bin husin bin thohir Ceritanya tentang wabah yang nelanda di kota imam sya'roni, Kurang lebih ceritanya seperti ini : Imam sya'roni adalah salah satu orang alim dizamannya, yang memiliki banyak murid, baik murid dari golongan manusia, maupun dari golongan jin. Pada suatu hari para jin dari murid imam sya'roni ini izin untuk meninggalkan kota tsb. *[👳🏻‍♂: imam sya'roni]* *[🌬: jin]* 🌬 : wahai guru kami izin kepadamu untuk meninggalkan kota ini dan tidak menghadiri majlismu dalam beberapa waktu. 👳🏻‍♂ : apa yang membuat kalian melakukan ini? 🌬: ada wabah yang akan melanda kota ini wahai guru. 👳🏻‍♂: benarkah? Berapa lama wabah itu akan terjadi? 🌬: 10 hari 👳🏻‍♂:berapa orang yang meninggal karena wabah itu? 🌬: 6.000 👳🏻‍♂: apakah aku juga akan meninggal karena wabah tersebut? ...

Kebiasaan Santri di Kamar Mandi Sewaktu Pondok

assalamu 'alaikum wr. wb. sehat selalu dan semoga aktivitas warga net  lancar tanpa ada halangan. sebelumnya mimin mohon maaf baru update lagi he he he biasa ada kerjaan yang harus diselesaikan. na'am langsung saja. Kamar mandi atau wc juga disebut jamban kata orang jowo, merupakan tempat dan sarang syetan dan jin. maka karnanya kita disunnahkan untuk membaca doa terlebih dahulu sebelum masuk kedalam, ingat! baca doa nya di luar yaa. tapi di sini admin tidak akan membahas tentang kesunnahan kesunnahan dan adab sebelum masuk dan sesudah keluar WC. Tapi mungkin inilah beberapa yang pernah antum lakukan ketika di kamar mandi sewaktu mondok dulu atau mungkin yang buat lagi mondok bisa saja masih merutinkannya wk wk wk. dan buat yg belom mondok nih mimin akan kasih tahu apa-apa yang sering dilakukan santri di kamar mandi. 1. Antri Terkadang antrian yang panjang dan lama membuat kita enggan untuk mandi. Yah begitulah namanya juga di pondok, kan banyak orang. Kesabaran kita di u...

Keutamaan sholawat al-Fatih

Keutamaan shalawat al-Fatih disebutkan dalam nadzam al-Yaqutah al-Faridah: وفضل فريدة على كل صيغة                     كفضل سُرى القطا على دب نَملة Keutamaan shalawat al-Fatih yang terkenal dengan sebutan al-Yaqutah al-Faridah atas redaksi shalawat lainnya seperti lebih hebatnya burung Qatha berjalan di waktu malam dibandingkan dengan rayapan semut. فما صيغة من الصلاة على النبي                           تقاربـها في وصلة ومثوبـة Tidak ada bentuk shalawat kepada Nabi yang membandinginya untuk seseorang bisa wushul kepada Allah dan mendapat pahala. فما حد فضلها ولا قيس في الـحجا                     اذ الفضل من ورا العقول السليمة Keutamaannya tidak bisa dibatasi dan tidak bisa dianalogikan oleh akal. Karena keutamaan yang Allah berikan tidak bisa dipikirkan akal cerdas manusia. وكم صيغ لـها تفوق خرائدا ...